Dulunya
saya sangat tidak sependapat jika ada yang mengatakan bahwa pacaran itu haram
hukumnya. Sempat juga waktu itu saya berkata dan protes kepada tuhan, bahwa
kayaknya tuhan itu kebablasan dalam enyampaikan hal ini. Kenapa, pacaran itu
enak ko’, member semangat yang luar biasa kepada seseorang dalam berbuat.
Bahkan hal yang tidak mungkin dilakukan pun bsa dilakukan jika udah
dipondasikan dengan system pacaran. Gimana ngga’ kan…. Kenapa ada kalimat
“gunung aku daki dan lautan ku sebrangi”… kalimat itu muncul karena cinta tuh.
Ia kan, coba bayangkan mana mungkin kita mendaki gunung jika gunung itu banyak
batu, banyak hantu dan singa ada juga didalamnya. Apalagi menyebrangi lautan,
yang penuh dengan ikan paus, airnya asin lagi tuh. Ah konyaol banget dah jika
ngelakuin hal tersebut hanya dikarenakan cinta. He
Apalagi
waktu saya lagi hight-hightnya pacran waktu itu, kadang dalam doa saya sholat,
saya doa gini “ya Allah, saya bukan pacaran, hanya saja saya jalan-jalan
tadi”…. Itu kalimat konyol yang saya utarakan dalam sholat, padahal hati saya
penuh dengan cinta, saya lupa padahal Allah itu maha segalanya dan tentunya
maha tahu aka nisi hati, ya termasuk hati saya juga.
Mengenang
masa lalu kadang membuat kita menangis dan kadang juga membuat kita tertawa.
Mengingat masa lalu juga membuat kita menjadi labih baik –jika berpikir
positif—berakibat jelek jika sebaliknya.
Oke,
ke poin awal masalah pacaran. Saya sempatkan waktu untuk menjelaskan hal ini
kepada sahabat semua karena saya yakin ini penting bahkan sangat-sangat penting
untuk kita ketahui sebagai anak generasi yang ber ISLAM.
Kita
tahu minuman keras itu Haram kan… bahkan anak kecil pun tahu bahwa minuman
keras itu haram hukumnya. Oke…
Berdagang
itu apa hukumnya, baik kan, mubah bahkan bias dikatakan wajib, karena berdagang
merupakan sunah rasulullah SAW. Dizaman rasulullah berdagang merupakan salah
satu penghasilan mereka. Bahkan jika dipelajari secara dalam tentang
rasulullah, rasullah selalu berdagang diwaktu itu.
Berdagang
minuman keras boleh ndak ?... pasti kita mengatakan tidak boleh. Jangan dibahas
dengan agama, kayaknya terlalu jauh. Bahas dengan perundangan-undangan saja.
Kenapa pemerintah selalu mengadakan razia minuman keras ketoko-toko. Pasti
jawabnya karena bisa berakibat tidak baik kepada peminumnya kan. Dalam hal ini
tentu berdagang menjadi tidak baik, khususnya berdagang minum-minuman keras.
Begitu
juga dengan pacaran. Kenapa pacaran menjadi haram. Jawabnya karena itu
merupakan bunga-bunganya Zinah sob. . kita umat beragama, pakai selalu pakai
jilbab “cewek”… tapi kenapa kita malah bias-bisanya selalu jalan-jalan dengan
orang yang bukan muhrim kita.
Woy……
ketika dikatakan “aku cinta padamu”… oleh si cowok pada anda “cewek” itu bukan
berarti segalanya galanya menjadi boleh. Keliru sob. Jangan katakan jika kata
tersebut udah terungkap dari si cowok semua menjadi boleh, saya tekankan itu.
KELIRU BOY….
Kembali
ke Zinah, Zinah hukumnya Haram, Al-Qur’an tidak ada ngungkapkan hal ini, hanya
saja terungkap jangan mendekati Zinah kan… Sob, mendekatinya saja dilarang,
apalagi melakukannya, sulit dah bilangnya.
Pacaran
itu membuat kedua belah pihak itu menjadi begok, rugi sedunia. Kenapa---
biasanya jika orang sedang pacaran dia sanggup ngorbankan segala-galanya demi
sipacarnya. Bahkan nesehat orang tuanya sekalipun tidak pernah dihiraukannya.
Yang sangat jelas ruginya harga dirinya terkikis habis. Al-hasil hamil diluar
nikah.
Terlalu
jauh ngebahas Hamil…. Begini, nda kepasar ingin mebeli barang yang anda anggap
sangat perlu. Tapi jika barang tersebut ada noda ataupun ada bekas goresan dari
tangan orang lain, apakah anda membelinya ?.. barang tersebut jelas nodanya,
bau, apakah anda membelinya.. tadinya Anda anggap perlu mungkin anda menjadi
membatalkan niat anda untuk membelinya.
Meskipun
anda tidak tahu, lama-lama ketahuan juga, pasti ada terlintas kata menyesal
pada diri anda karena membelinya kan.
Begitu
juga dengan calon pendamping kita… hanya orang bodoh yang mau menerima yang
udah jelas-jelas barang itu kotor, udah barang second, bahkan barang yang udah
keseratus baru kekita-kita. Menyesal boy… nyesal kita “cowok” kalo tahu istri
kita ternyata banyak mantan.
Aneh
emang, banyak mantan menjadi suatu kebanggaan oleh anak muda zaman sekarang..
bahkan bangga bisa gonta ganti pasangan. Ih, bingung saya.
Tapi
buat apa dipikirin ya.. yang gitu-gitu dirubah. Gimana merubahnya tentu caranya
merubah system. Dan itu InsyaAllah kita-kita yang sadar akan hal tersebut.
Kuatkan
akidah dan pemahaman tentang agama pada anak didik. Itu merupakan cara efektif
dalam merubah system. Sulit kayaknya jika bermimpi merubah yang telah terjadi,
tapi bukankah ada jalan untuk kita merubah generasi akan datang, itu tadi
dengan cara menguasai dunia pendidikan dengan pemahaman penuh akan agama.
Right…..
Ehm… udah
dulu ya.. kalo kurang jelas kasih komentar dan Tanya langsung.. kita akan bahas
habis dah masalah pacaran. Soalnya lagi laper ni… lagi nulis diajak temen bali
gado-gado.. jadi hilang konsentrasi.. hehe….
Oke
Sob All… Ws..wr…wb….